|
Pemilu Iran Contoh Demokrasi yang Baik |
|
Sunday, 14 June 2009 |
|
Terpilihnya Mahmoud Ahmadinejad kembali menjadi Presiden Iran setelah memenangkan pemilihan presiden di negeri tersebut menjadi contoh yang baik bagi sebuah demokrasi, kata Direktur Eksekutif Centre for Dialogue of Cooperation among Civilization, Ahmad Mu'ti, di Jakarta, Minggu (14/6). Menurut dia, kemenangan Presiden incumben Ahmadinejad dalam Pemilu presiden yang diumumkan Sabtu lalu dengan perolehan suara 63 persen berkat dukungan dari sebagian besar warga miskin dan kaum konservatif Islam. Pemilihan presiden yang berjalan cukup lancar dan aman, kata Mut'i, juga menjadi simbol kemenangan demokrasi di negeri Islam tersebut. "Kalau kemenangan Ahmadinejad masih menuai protes melalui aksi demo dari pihak lawannya itu hal yang wajar, apalagi yang mendemo hanya Mousavi, mantan perdana menteri moderat yang dikenal pro Barat," kata dia. Kemenangan Ahmadinejad tersebut, kata Ahmad, juga mengandung tiga makna, yaitu menunjukkan keberhasilan dia dalam mengkonsolidasikan berbagai kebijakan di negaranya dan sekaligus dia mampu menjadi pahlawan bagi rakyatnya. Kenapa Ahmadinejad disebut sebagia pahlawan, kata dia, karena kemenangannya banyak didukung oleh warga miskin yang memang menginginkan dia tetap menjadi presiden. Selanjutnya, kemenangan tersebut juga berarti bahwa kaum konservatif anti Barat masih mendapatkan tempat dan dukungan besar dari warga muslim. Sedangkan dalam konteks perdamaian dunia global, menurut Mut'i, ajakan Amerika Serikat terutama terkait masalah program nuklir tidak akan mengubah kebijakan dan sikap pemerintah Iran. Sumber: Antara
|