Search
Diluncurkan Buku "Islam in Indonesia: A to Z Basic Reference" Print E-mail
Monday, 05 October 2009
JAKARTA, KOMPAS.com - Citra Islam kembali menjadi sorotan tatkala kelompok teroris yang bertindak mengatasnamakan Islam meledakkan Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton beberapa waktu lalu. Sebagai sebuah upaya meyakinkan dunia internasional bahwa Islam di Indonesia mayoritas moderat maka diluncurkanlah buku Islam in Indonesia: A to Z Basic Reference.
"Tanpa harus mengatakan sengaja memilih tempat ini, untuk menyatakan sesuatu bahwa mayoritas muslim di Indonesia adalah orang-orang yang toleran, cinta damai, dan mampu berdialog dan berargumentasi secara baik dan ilmiah tanpa harus meggunakan cara kekerasan," kata Umar Hadi, salah satu editor buku tersebut di Hotel Marriott, Minggu (4/10).

Kemudian, Umar yang juga menjadi Direktur Diplomasi Publik Departemen luar Negeri memaparkan per bagian buku yang lahir dari kerjasama antara Departemen Luar Negeri dengan Centre for Dialogue and Co-operation amongst Cilivilisation (CDDC).

Bagian pertama, menyajikan penjelasan seputar Islam secara terminologis. Dari A sampai Z. "Misalnya menjelaskan apa itu abangan, pesantren, santri dan yang lainnya," ujar Umar.

Bagian kedua, lanjutnya, buku setebal 256 itu juga menjelaskan organisasi-organisasi Islam yang ada di Indonesia. Tidak hanya Muhammadiyah atau Nahdatul Ulama, tapi juga ada Al-Hidayah, Banser, Front Pembela Islam, ataupun Tapak Suci. "Kita jelaskan bahwa ada keragaman, tapi faktanya mayoritas adalah Islam moderat," tutur Umar.

Bagian terakhir, buku ini juga memaparkan pemikiran Islam terhadap isu-isu dunia. Misalnya, ada tulisan Komaruddin Hidayat yang mengupas hubungan Islam dan Negara, lalu Abdul Mu'ti yang memaparkan sumbangsih Islam dalam persoalan pemanasan global dan masih banyak tulisan bermutu lain.

"Secara umum, di sekitar kita sudah banyak nilai-nilai (Islam) yang sudah kita hidupi tapi kurang disadari. Kini diungkap dalam buku ini," tandasnya.

Acara peluncuran buku ini dihadiri juga oleh Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, Ketua PP Muhamadiyah Din Syamsudin, dan para perwakilan negara-negara sahabat.
 

CDCC Update

Press Release: Diskusi dengan Irina Gorbulina

Tuesday, 05 May 2009

Pada tanggal 28 April, 2009 di Jakarta di Pusat Dialog  dan Kerjasama antar Peradaban diadakan “Meja Bundar” Rusia-Indonesia dengan tema “Mempromosikan nilai-nilai...

The World Needs Dialogue, Not Two Monologues

Tuesday, 10 March 2009

People of different cultures and civilizations undoubtedly need dialogue. “We need dialogue because it is the only way for understanding each other and ensuring peaceful coexistence,”...

Unity in Diversity

Tuesday, 10 March 2009

UK’s Minister of State in the Foreign and Commonwealth Office, Bill Rammell, delivered a keynote speech on the UK’s Foreign Policy in the Middle East at CDCC during his visit to...


Warning: fopen(/home/sloki/user/t36878/sites/cdccfoundation.org/www/components/com_sef/cache/shCacheContent.php) [function.fopen]: failed to open stream: Permission denied in /home/sloki/user/t36878/sites/cdccfoundation.org/www/components/com_sef/shCache.php on line 74